Revitalisasi Peningkatan Kompetensi Bahasa: UPT Bahasa Targetkan Program Baru Setelah Audit Mutu Internal
- Diposting Oleh Admin Pusat Bahasa
- Selasa, 5 Maret 2024
- Dilihat 165 Kali
Selasa, 5 Maret 2024 tepat jam 09.00 WIB, tiga auditor Audit Mutu Internal Lembaga Penjamin Mutu IAIN Madura melaksanakan Audit Mutu Internal (AMI) bagi layanan Penguatan Bahasa Asing di UPT Bahasa IAIN Madura.
Tim auditor yang dipimpin oleh sosok karismatik, Dr. Ainur Rahman Hidayat, M.Hum. (Lead Auditor); didampingi oleh Dr. Heni Listiana, M.Pd.I. (Sekretaris); dan Dr. H. A. Ghufran Ferdiant, M.Pd. (Anggota), memulai proses audit untuk menginspeksi IKU UPT Bahasa terkait peningkatan kemampuan Bahasa Asing. Acara dimulai dengan gambaran menarik tentang layanan UPT Bahasa selama tahun 2023. Tahun 2023 menjadi sejarah bagi UPT Bahasa karena berhasil menyelenggarakan Foreign Language Development Program, sebuah inisiatif komprehensif selama dua semester bagi semua mahasiswa baru.
Pada tahun pertama, tak kurang dari 3000 mahasiswa telah mendapat layanan Foreign Language Development Program (FLDP). Kegiatan FLDP ini fokus pada pengembangan kemampuan Speaking dan Reading untuk mempersiapkan lulusan IAIN Madura bersaing di tingkat internasional. Meskipun angka ini sedikit di bawah target IKU IAIN Madura sebanyak 4920 mahasiswa, tetapi angka ini telah menjadi pencapaian luar biasa bagi Institut Agama Islam Negeri Madura.
Lebih lanjut, dalam proses audit mutu internal ini, tim auditor menemukan temuan positif, termasuk peningkatan nilai EPT dan APT mahasiswa selama 2023. Hasil dari program FLDP juga terlihat, seperti mahasiswa menjadi pemateri dalam webinar internasional, dan UPT Bahasa berhasil melahirkan lulusan yang berkesempatan untuk melanjutkan kuliah di luar negeri.
Namun, di tengah temuan positif, tim auditor juga menemukan beberapa temuan negatif, seperti perlunya UPT Bahasa membuat MOU dengan beberapa stakeholder, serta menghidupkan kembali layanan tashih abstrak tesis pascasarjana dan Academic Writing.
Temuan tim auditor tersebut disambut baik oleh tim UPT Bahasa. Tim UPT Bahasa yang pada saat itu dihadiri oleh (Umar Bukhory, Eva Nikmatul Rabbianty, Moh. Syafik, Fithriyah Rahmawati, dan Lasmi Febrianingrum) berkomitmen untuk menindaklanjuti temuan-temuan tersebut dengan menyiapkan langkah strategis untuk menciptakan beberapa program layanan baru, seperti: Kelas TOEFL/TOAFL Preparation bagi mahasiswa, dibuka kembalinya kegiatan tashih abstrak bagi mahasiswa pascasarjana, dan juga kegiatan Academic Writing bagi mahasiswa maupun dosen IAIN Madura.
Dr. Ainur, selaku lead auditor, menekankan, "UPT Bahasa harus menjadi tulang punggung inisiatif pengembangan bahasa, tidak hanya untuk kebutuhan internal, tetapi juga untuk masyarakat umum. Semua layanan bahasa harus bisa ditemukan di UPT Bahasa IAIN Madura." Beliau menambahkan bahwa UPT Bahasa juga agar menyediakan layanan terjemahan dan proofread artikel ilmiah yang ingin diterbitkan di jurnal internasional.
Kegiatan AMI ini merupakan suatu hal positif, khususnya bagi unit-unit yang ada di IAIN Madura sebagai wujud quality control yang berkesinambungan demi terwujudnya layanan yang terbaik bagi masyarakat.
(ms)