Pengimbasan materi IMLA 2017 bagi dosen-dosen PBA STAIN Pamekasan
- Diposting Oleh Admin Pusat Bahasa
- Jumat, 17 Februari 2017
- Dilihat 74 Kali
IMLA (Ikatan Mudaris al-Lughoh al-Arabiyah) adalah Organisasi profesi pengajar bahasa Arab yang pertama kali dirintis pada tanggal 9 Desember tahun 1998 dalam pertemuan yang diadakan di Universitas Negeri Malang. Rintisan tersebut dimatangkan kembali dalam pertemuan di UGM Yogyakarta pada tanggal 25 April 1999, dan dihadiri oleh delapan perguruan tinggi dari lima kota besar di Pulau Jawa, yaitu UGM, IAIN Sunan Kalijaga, Universitas Negeri Malang, Universitas Padjajaran, Universitas Indonesia, Universitas Negeri Jakarta, IAIN Sunan Gunungjati, dan IAIN Sunan Ampel. Dalam pertemuan ini dihasilkan rancangan AD/ART organisasi, dan disepakati penyelenggaraan Muktamar I di Jawa Timur pada bulan September 1999. Pada tahun tahun berikutnya Kegiatan muktamar diadakan setiap 4 tahun sekali.
Di tahun 2017 ini IMLA mengawali kegiatannya dengan bekerjasama dengan pondok modern TAZAKKA, Batang, Jawa tengah dengan judul kegiatan Daurah al-Lughoh al-Arabiyah dengan pembicara utama Dr. Ali Makyuf pakar bahasa Arab dari King University Saudi Arabia.
Program Studi Pendidikan Bahasa Arab STAIN Pamekasan bekerja sama Pusat Pengembangan Bahasa (P2B) STAIN Pamekasan, mengirimkan dua dosen Bahasa arab yaitu, |Bapak Nurul Hadi, Lc, M.Pd. Dan Bapak Zaglul Fitrian, LC, MA. Kegiatan IMLA tersebut berlangsung selama 2 hari (6-7 Februari 2017). Kedua peserta IMLA tersebut sangat antusias dan bersemangat untuk kemudian berbagi materi yang mereka dapatkan di IMLA 2017 kepada rekan-rekan dosen PBA yang belum memiliki kesempatan untuk mengikuti kegiatan IMLA sehingga kemudian digagaslah kegiatan pengimbasan IMLA bagi dosen PBA pada hari Senin tanggal 13 Februari 2017 di kantor P2B.
Hal-hal yang disampaikan pada kegiatan Pengimbasan Materi IMLA 2017.
1. Bergabung sebagai anggota organisasi IMLA Para dosen PBA diharapkan menjadi anggota IMLA karena organisasi ini dapat memberikan banyak manfaat bagi pengembangan diri dosen sebagai pengajar bahasa arab. Bahkan organisasi ini memiliki group di beberapa media sosial seperti WA dan TELEGRAM yang memungkinkan anggotanya untuk berbagi informasi dan referensi dengan mudah dan cepat.
2. Belajar bahasa vs belajar tentang bahasa Pemateri mengingatkan bahwa belajar bahasa tidaklah sama dengan belajar tentang bahasa. Belajar bahasa adalah kegiatan yang proses pembelajarannya dimaksudkan agar seseorang mampu menggunakan bahasa arab dengan baik dan benar dalam komunikasi sehari-hari. Sedangkan belajar tentang bahasa adalah kegiatan yang dimaksudkan untuk mempelajari tentang segala sesuatu mengenai bagaimana bahasa itu terbentuk, bagaimana bahasa itu digunakan dalam sebuah lingkungan sosial, dan tentang pengguna bahasa tersebut
3. Pemerolehan bahasa pembelajaran bahasa akan lebih efektif jika diselenggarakan dengan cara yang menyenangkan dan bermakna serta kontektual.
4. Pentingnya kegiatan menyimak Jika menginginkan pebelajar bahasa yang mampu berkomunikasi aktif dalam bahasa arab yang baik dan benar maka kita harus memeperhatikan pemberian keterampilan menyimak ini. Sehingga penggunaan materi menyimak yang berasal dari pembicara asli bahasa arab sangat penting bagi proses pemerolehan bahasa selanjutnya.
5. Pembelajaran bahasa arab yang menyenangkan. Diharapkan nantinya para dosen PBA dapat memberikan kegiatan pembelajaran yang menyenangkan dengan menggunakan berbagai media, permaianan dan variasi aktivitas pembelajaran yang bermakna sesuai dengan materi yanga kan disampaikan. Sehingga nantinya para mahasiswa juga akan terinspirasi untuk memberikan pembelajaran yang juga menyenangkan bagi siswa-siswanya dimasa depan. Sehingga diharapkan beberapa tahun kedepan mutu pembelajaran baahsa arab di daerah madura dapat meningkat.
6. Permainan bahasa Pada kegiatan tersebut juga disampaikan berbagai contoh permainan bahasa yang dapat digunakan di dalam kelas.
Materi kegiatan IMLA 2017 dapat di lihat di link download dibawah ini : (Eva, 2017) Materi IMLA - KLIK DISINI UNTUK DOWNLOAD